JAGONG
Kec. Kecamatan Digital Kab. Kabupaten Digital
Beranda Profil Desa Pemerintah Desa Berita & Kabar Peta Interaktif Produk Hukum Informasi Publik Lapak Desa Pengaduan Warga Pembangunan IDM & APBDes Kontak
Umum Kamis, 27 Agustus 2026 Dibaca 1 kali

Skor Daya Saing Meningkat, Blora Masuk 10 Besar Daerah Paling Kompetitif di Jawa Tengah

Penulis: Admin Pemdes
Skor Daya Saing Meningkat, Blora Masuk 10 Besar Daerah Paling Kompetitif di Jawa Tengah

BOYOLALI – Kabupaten Blora mencatatkan capaian baru dalam penilaian daya saing daerah. Blora resmi masuk jajaran 10 besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2026 di Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Blora Arief Rohman dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Alun-Alun Kidul Boyolali, Rabu (19/8/2026).

Masuknya Blora dalam kelompok 10 besar menjadi catatan penting. Sebab, kabupaten ini mampu bersaing dengan 35 kabupaten dan kota lain di Jawa Tengah dalam pengukuran tingkat produktivitas dan kemampuan daerah menghadapi persaingan pembangunan.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pembangunan daerah.

"Alhamdulillah, kami menerima penghargaan istimewa ini langsung dari Bapak Gubernur. Penghargaan ini adalah bukti nyata dari hasil kerja keras, inovasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta jajaran Pemkab Blora dalam meningkatkan daya saing wilayah kita. Matur nuwun sanget atas sinergi luar biasa dari semua pihak," kata Arief.

Dalam daftar penerima apresiasi IDSD 2026, Blora bergabung bersama sembilan daerah lain, yakni Kota Surakarta serta Kabupaten Kudus, Demak, Kendal, Sragen, Semarang, Batang, Cilacap, dan Temanggung.

Capaian tersebut juga sejalan dengan tren peningkatan nilai IDSD Blora dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, nilai IDSD Blora tercatat sebesar 3,58. Angka itu kemudian naik menjadi 3,70 pada 2025 atau meningkat 0,12 poin.

IDSD sendiri merupakan instrumen yang digunakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengukur tingkat daya saing daerah, baik pada level provinsi maupun kabupaten dan kota. Penilaian tersebut memberikan gambaran mengenai kapasitas dan produktivitas daerah dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Arief menilai raihan tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berhenti berbenah. Menurutnya, penghargaan justru menjadi dorongan untuk memperkuat inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembangunan di Kabupaten Blora.

"Pencapaian ini tentu menjadi penyemangat kita untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah. Arief berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah dapat berjalan semakin merata.

Dengan masuknya Blora ke jajaran 10 besar IDSD 2026, pemerintah daerah kini membawa tantangan baru untuk menjaga tren positif tersebut. Peningkatan inovasi, produktivitas, kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan ekonomi daerah menjadi pekerjaan lanjutan agar daya saing Blora terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.**Team Website.